Sabtu, 02 Februari 2013

Akibat Perkawinan Sedarah


perkawinan sedarah atau sering disebut juga dengan incest. mungkin terlintas di fikiran banyak orang kenapa perkawinan sedarah dilarang?. hampir seluruh negara melarang perkawinan sedarah atau incest, kecuali negara perancis.  nah, dari jaman dulu gaya perkawinan seperti ini memang sudah ada, misalnya pada keturunan ilmuan evolusi (darwin) ketiga anaknya meninggal pada usia sekitar 10 tahunan, namun ada juga yang selamat hidup lebih lama beberapa tahun, namun akhirnya meninggal juga di usia belia. begitu juga pada keuturunan firaun. dari literatur yang pernah saya pelajari tentang incest ini, memang benar perkawinan sedarah ini mengakibatkan banyak kerugian, terutama di lihat dari sisi medis.di lihat dari sisi medis, perkawinan sedarah ini mempunyai peluang besar untuk menghasilkan keturunan yang tidak normal (cacat). misalnya cacat fisik, tubuhnya tidak terbentuk sempurna. namun sebagian besar, jika bayi hasil perkawinan sedarah ini tidak mengalami cacat secara fisik ( terlihat normal secara fisik), biasanya anak hasil perawinan sedarah ini banyak mengalami penyakit penyakit yang di turunkan misalnya hemofilia, talasemia, dll. hal ini di sebabkan karena terdapat kesamaan genetik ibu an ayah yang bersifat resesif. (lebih jelasnya di bahas di genetik).
Memang perkawinan sedarah ini tidak berdampak langsung untuk pasangannya. namun sangat berdampak besar utuk keturunannya. rata rata anak hasil perkawinan sedarah tidak berumur panjang, karena penyakit yang di deritanya. rata - rata hanya mampu bertahan hidup sampai usia 10 tahun, namun penelitian terakhir mengatakan ada yang mampu bertahan hidup sampai usia 20 tahun. sangat ironis bukan, hanya karena kesalahan kita yang salah memilih pasangan, jadi anak yang kena dampaknya. namun ada juga dampak untuk pasangan yang melakukan perkawinan sedarah, biasanya berupa dampak psikososial, misalnya depresi, aersion seksual (menolak hubungan psikologis lawan jenis), dan penularan agresi seksual.
jadi, buat para sahabat bloger yang belum nikah, bisa liat dulu garis keturunan pasangannya.
semoga infonya bermanfaat . ^_^
gambar Akibat Perkawinan Sedarah


Akibat Sex Pada Saat Menstruasi

Banyak orang yang slalu bertanya tentang seks pada saat menstruasi. mereka selalu bertanya kenapa pada saat wanita sedang menstruasi dilarang untuk berhubungan intim, padahal pada saat tersebut gairah seksual wanita sedang naik-naikya.
sebenarnya ada beberpa pendapat ahli yang bilang kalau pada saat menstruasi sebenarnya boleh boleh saja melakukan hubungan intim, karena menstruasi merupakan hal fisiologis (normal) pada seorang wanita dan hal tersebut bukan merupakan suatu keadaan sakit pada seorang wanita. namun terlihat tidak etis saja, karena Mr. P akan kotor, makannya diperbolehkan berhubungan intim pada saat menstruasi dengan syarat si pria memakai kondom agar Mr. P nya tidak kotor dengan darah haid.
kalau begitu, kenapa ada agama yang melarang melakukan hubungan intim pada saat menstruasi?, berarti ada kerugiannya di balik perbuatan tersebut..
nah, dari beberapa literatur yang pernah saya pelajari, ternyata benar, di lihat dari sisi medis ada beberpa kerugian jika melakukan hubungan seks pada saat menstruasi, diantaranya :
pada saat menstruasi, terjadi peluruhan sel sel di endometrium (rahim) karena adanya penurunan hormon estrogen dan progesteron. jika saat menstrusi melakukan intim maka ada rangsangan bagi wanita yang menyebabkan kedua hormon tersebut naik kembali. sehingga sel sel yang seharusnya meluruh malah menempel kembali di sembarang tempat, bahkan bisa menempel di luar rahim. sel sel ini bila di biarkan bisa berlanjut menjadi sebuah penyakit yang dinamakan endometriosis. jadi masturbasi pada saat menstruasi juga ga boleh.
pada saat menstruasi vagina perempuan sangat sensitif, sehingga jika melakukan hubungan intim bisa terjadi lecet bahkan luka pada vagina.
dapat terjadi emboli udara ke dalam darah. karena pada saat menstruasi pembuluh darah terbuka, sehingga ketika Mr. P keluar masuk ke vagina memungkinkan masuknya udara pada pembuluh darah dan ikut beredar di seluruh peredaran darah, yang dapat menyebabkan kematian.
darah haid dapat menjadia media yang baik untuk penularan penyakit menular seksual.
semoga info nya bermanfaat ^_^